Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Pembelajaran Berbasis ICT

Kata media berasal dari bahasa latin medius yang secara harfiah berarti tengah, perantara atau pengantar. Dalam bahasa Arab media adalah perantara atau pengantar pesan dari pengirim kepaad penerima pesan. Gerlach dan Eli (1971) mengatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, ketrampilan, atau sikap. Dalam pengertian ini guru, buku teks, dan lingkungan sekolah merupakan media. Secara lebih khuisus pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, fotografis, atau elektronis untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual dan verbal. AECT (Association of Education and Comunication Technology, 1977) memberi batasan tentang media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi. Selain itu Gagne dan Briggs 1975 secara implisit mengatakan bahwa media pembe...

Media Pembelajaran Interaktif

MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF Untuk dapat melaksanankan tugasnya secara profesional, seorang  guru dapat memahami dan memiliki keterampilan yang memadai dalam mengembangkan berbagai model pembelajaran yang efektif, kreatif dan menyenangkan. Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 menyatakan pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar.  Pembelajaran sebagai proses belajar yang dibangun oleh guru untuk mengembangkan kreativitas berpikir yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir siswa, serta dapat meningkatkan kemampuan mengkonstruksi pengetahuan baru sebagai upaya meningkatkan penguasaan yang baik terhadap materi pelajaran. Dalam penyelenggaraan pelatihan, sering ditemukan keadaan dimana waktu pelatihan sangat terbatas, sedangkan kemampuan peserta pelatihan dalam menerima materi pelatihan tidaklah sama, ada yang cepat menangkap namun ada yang memrlukan waktu lebih dalam memahami. Dari f...

Media Pembelajaran Sesuai Gaya Belajar

Tipe belajar terdiri dari 3 yaitu Audio, Visual dan Kinestetik. Disini saya membuat media pembelajaran matematika dengan materi aljabar untuk memaksimalkan tipe belajar Audio. Siswa dengan tipe kinestetik adalah siswa yang mempunyai gaya belajar melalui bergerak, menyentuh, dan melakukan. Anak seperti ini sulit untuk duduk diam berjam-jam karena keinginan mereka untuk beraktifitas dan eksplorasi sangatlah kuat. Siswa yang bergaya belajar ini belajarnya melalui gerak dan sentuhan. Media yang saya buat yaitu sebuah powerpoint yang mengandung sebuah video tutorial sehingga siswa dengan tipe kinestetik bisa melakukan percobaan langsung. Berikut video nya :

Tipe Belajar Pada Siswa

Pengertian Gaya Belajar Menurut Fleming dan Mills (1992), gaya belajar merupakan kecenderungan siswa untuk mengadaptasi strategi tertentu dalam belajarnya sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk mendapatkan satu pendekatan belajar yang sesuai dengan tuntutan belajar di kelas/sekolah maupun tuntutan dari mata pelajaran. Drummond (1998:186) mendefinisikan gaya belajar sebagai, “an individual’s preferred mode and desired conditions of learning.” Maksudnya, gaya belajar dianggap sebagai cara belajar atau kondisi belajar yang disukai oleh pembelajar.  Macam-Macam Gaya Belajar 1. Visual (belajar dengan cara melihat) Lirikan keatas bila berbicara, berbicara dengan cepat. Bagi siswa yang bergaya belajar visual, yang memegang peranan penting adalah mata / penglihatan ( visual ), dalam hal ini metode pengajaran yang digunakan guru sebaiknya lebih banyak / dititikberatkan pada peragaan / media, ajak mereka ke obyek-obyek yang berkaita...

Cognitive Theory Of Multimedia Learning

1. Menurut cognitive theory of multimedia learning bahwa ada tiga asumsi utama yang dijadikan acuan dalam merancang suatu multimedia pembelajaran. Jelaskan ketiga asumsi tersebut dengan memberikan contoh masing-masing media yang relevan untuk pembelajaran matematika? Jawab : Tiga asumsi yang mendasari teori kogitif tentang multimedia learning , yakni:   dual- channel (saluran ganda), limited-capacity (kapasitas terbatas), dan active-processing (pemrosesan-aktif). 1) Asumsi saluran-ganda (dual-channel assumption) Manusia menggunakan kanal pemrosesan informasi terpisah yakni untuk informasi yang disajikan secara visual dan informasi yang disajikan secara auditif. Pemrosesan informasi terjadi dalam tiga tahap. Pertama, informasi memasuki sistem pemrosesan informasi baik melalui kanal visual maupun melalui kanal auditif. Kedua, informasi-informasi ini kemudian diproses secara terpisah tetapi bersamaan di dalam memori kerja ( working memory ), di mana isyarat tutur ( spee...